Youtap BOS
Platform B2B Marketplace sebagai solusi belanja grosir online terlengkap, termurah, dan tercepat untuk kebutuhan usahamu
Solusi untuk BOS UMKM
Buka Youtap BOS
Alisa Youtap
Typically replies in a few hours
Alisa Youtap
Halo! Ada yang bisa Alisa bantu?
Start Whatsapp Chat
May 31, 2024

Langkah Seru dan Efektif Membangun UMKM Bagi Anak Muda

Jangan khawatir gagal atau takut bosan, agar lebih menyenangkan ikuti langkah seru membangun UMKM bagi anak muda berikut yuk.

POST EVENT 7.7 MOBILE
Isi Artikel

Melansir dari Databoks tahun 2022, diketahui bahwa generasi muda yang berkecimpung di dunia UMKM hanya berjumlah sekitar 1.606, ini khusus bagi mereka yang termasuk dalam golongan Gen-Z yaitu kelahiran 1997-2012. Tidak sedikit pula yang menganggap bahwa dengan membangun UMKM berarti harus bersiap menghadapi berbagai macam risiko besar yang mungkin akan merugikan. Padahal seiring dengan perubahan zaman, kamu bisa lebih banyak eksplorasi jenis usaha yang sesuai dengan minat dan dapat didukung oleh teknologi canggih. 

Adanya berbagai macam faktor pendukung yang kini lebih mudah didapatkan, tentu akan membantu meminimalisir kegagalan jika kamu membangun UMKM. Oleh karena itu, pelajari beberapa langkah seru dan efektif membangun UMKM bagi anak muda berikut. 

Cara Seru Membangun UMKM Bagi Anak Muda

langkah seru membangun umkm bagi anak muda
gambar: freepik.com

Membangun UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) tentu bisa menjadi peluang besar bagi pemuda untuk bisa berinovasi dan berkontribusi pada ekonomi lokal. Berikut adalah beberapa cara seru dan efektif untuk membangun UMKM bagi anak muda: 

1. Pahami Skala Usaha

Langkah pertama, pilih jenis usaha yang akan kamu bangun, ada baiknya sesuaikan dengan minat sehingga bisa dilakukan dengan konsisten dan menyenangkan. Kemudian, pahami skala usahanya, agar bisa lebih mudah mengidentifikasi target pasar sehingga penjualan produk dapat berjalan lancar. 

2. Memaksimalkan Penggunaan Teknologi Digital

Langkah kedua kamu bisa mulai memaksimalkan penggunaan teknologi digital dalam membangun UMKM. Selain berjualan offline, tidak ada salahnya menawarkan produk secara online melalui platform marketplace seperti Youtap BOS. Menjadi supplier di platform online tentu akan membantu kamu memperluas jangkauan pasar, sehingga potensi penjualan pun akan meningkat. Selain itu, Youtap BOS tidak hanya terbatas bagi kamu yang ingin menjual bahan-bahan makanan saja, melainkan bisa menjadi supplier elektronik atau produk-produk lainnya. 

Bahkan Youtap BOS juga memiliki fitur laporan penjualan yang memudahkan para pelaku usaha monitor seluruh transaksi yang terjadi setiap harinya. Di mana kamu dapat melihat metode pembayaran apa yang digunakan, keuntungan, hingga pembelian yang mungkin dibatalkan.   

Kemudian, jangan lupa gunakan media sosial dalam melakukan pemasaran seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk mempromosikan produk. Buat konten kreatif seperti video tutorial, unboxing, dan ulasan produk. Jika ada budget lebih, tidak ada salahnya menggunakan tools iklan di media sosial agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Jika melihat data dari Databoks, YouTube ternyata memiliki potensi sampai dengan 32,4% sehingga iklannya diperkirakan mampu menjangkau sebanyak 830,1 juta orang. Selain itu di posisi kedua ada Facebook yang menjangkau sekitar 776,9 juta orang.

3. Lakukan Inovasi Produk dan Layanan

Langkah ketiga adalah inovasi produk dan layanan usaha. Setiap bisnis pasti akan menghadapi persaingan yang ketat di pasaran, namun jangan jadikan ini sebagai alasan agar kamu berhenti berjualan. Justru ini bisa jadi kesempatan bagi bisnis untuk menciptakan inovasi terbaru yaitu produk atau layanan yang dibutuhkan oleh konsumen. 

Alternatif lainnya kamu juga bisa kustomisasi produk, menawarkan produk yang bisa dikustomisasi sesuai dengan keinginan pelanggan. Selain itu, perhatikan juga layanan pelanggan, agar mereka merasakan pengalaman tak terlupakan yang dapat dilihat dari keramahan staff dan responsif.

BACA JUGA: Wajib Tahu! Ternyata Ini 6 Masalah UMKM yang Sering Dihadapi dan Cara Mengatasinya

4. Kolaborasi dan Networking

membangun umkm bagi anak muda
gambar: freepik.com/tirachardz

Langkah keempat, jangan lupa lakukan kolaborasi agar usaha mendapatkan lebih banyak minat dari konsumen di pasaran. Salah satu cara kolaborasi yang paling efektif hingga saat ini adalah kerja sama dengan Influencer. Ini bisa menjadi kesempatan bagi usaha untuk mempromosikan produk atau jasa yang ingin ditawarkan dengan menyuguhkan konten-konten unik yang mampu menarik minat konsumen lebih banyak. Selain itu, cobalah untuk bergabung dengan komunitas agar dapat membangun networking sehingga membantu menambah pengalaman dan pengetahuan. 

5. Manfaatkan Program Pemerintah

Langkah kelima adalah memanfaatkan program-program pemerintah untuk UMKM. Melansir dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, pemerintah terus mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memperluas akses pembiayaan formal bagi UMKM. Pada tahun 2024, penyaluran KUR diproyeksikan mencapai Rp300 triliun, dengan target menambah 1,8 juta debitur baru dan meningkatkan kapasitas usaha debitur eksisting. 

6. Perhatikan Keberlanjutan Usaha dan Tanggung Jawab Sosial

Langkah keenam, jangan lupa untuk memperhatikan usaha keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Sebagai contoh sederhana, kini banyak sekali konsumen yang mulai memperhatikan produk-produk ramah lingkungan, bukan? Sehingga demi meningkatkan minat konsumen, tidak ada salahnya untuk menyesuaikan dengan tren dan kebutuhan konsumen yaitu mengembangkan produk ramah lingkungan. 

Selanjutnya, mulailah untuk eksplor terkait program CSR yang tujuannya untuk membuat aktivitas dalam hal tanggung jawab sosial agar perusahaan juga mampu berkontribusi pada kondisi masyarakat sekitar.

7. Jangan Abaikan Feedback dan Terus Adaptasi

Langkah ketujuh, lakukan secara berkala evaluasi usaha dan tampung seluruh feedback dari konsumen, kemudian cobalah untuk terus beradaptasi dari masukkan-masukkan tersebut agar bisa terus memperbaiki kualitas dan layanan jadi lebih baik. Pasalnya, mendengarkan pelanggan sama saja dengan mengumpulkan suara atau pengalaman mereka secara jujur untuk bisa memperbaiki produk atau layanan. 

BACA JUGA: Pemilik Toko Online Wajib Tahu, Ini 5 Cara Mendapatkan Ulasan Positif dari Pembeli

8. Mentalitas dan Motivasi

Langkah terakhir adalah membangun mindset pebisnis yang positif dan berani mengambil risiko. Dalam hal ini kamu bisa cari mentor atau ikuti bimbingan khusus dari orang-orang yang sudah berpengalaman di bidang bisnis agar bisa mendapatkan arahan tepat dalam membangun UMKM. 

Setelah mempelajari cara seru membangun UMKM bagi anak muda di atas, sudah siapkah kamu mengambil langkah untuk capai kesuksesan besar di masa depan? Tidak melulu harus diawali dengan usaha berskala besar, kamu juga bisa mulai membangun UMKM dari langkah sederhana namun pastikan dilakukan secara konsisten dan punya mindset pebisnis yang positif, ya. Kemudian jangan lupa gunakan sistem berbasis digital Youtap POS untuk mendukung kelola UMKM yang lebih praktis dan efektif.

AriantiK

Penulis profesional sejak tahun 2019 dengan spesialisasi penulisan terkait bisnis, UMKM, lifestyle, dan topik lainnya.

Komentar Kamu

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Responses
--
Name
2 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra.

ReplyDelete
Name
2 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra.

ReplyDelete
Silahkan isi form untuk mendownload e-book!
Link download akan muncul otomatis setelah mengisi data.
Terima kasih! Silahkan download e-book berikut.
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Postingan Terkait

Kembali ke Halaman Utama