July 13, 2022

Pengertian Harga Pokok Produksi, Komponen, Serta Cara Menghitungnya

Bagi kamu yang belum mengetahui apa itu harga pokok produksi dan cara menghitungnya, simak penjelasan lengkap berikut, yuk. 

POST EVENT 7.7 MOBILE
Isi Artikel

Bagi kamu yang sudah lama terjun ke dalam industri manufaktur pasti sudah tidak akan asing lagi dengan harga pokok produksi. Pasalnya, harga pokok produksi ini merupakan aktivitas rutin yang memang biasa dilakukan dalam sebuah perusahaan. 

Tak hanya itu saja, tetapi harga pokok produksi juga termasuk dalam unsur penting pada manajemen keuangan. Alasannya, karena dalam perhitungan ini akan ada berbagai macam daftar biaya yang bisa dijadikan tolak ukur keberhasilan penjualan produk bisnis. Jika belum mengetahui apa itu harga pokok produksi dan cara menghitungnya, simak penjelasan lengkap berikut, yuk. 

Pengertian Harga Pokok Produksi

pengertian harga pokok produksi
gambar: freepik.com/senivpetro

Harga pokok produksi merupakan sebuah daftar biaya yang perlu dikeluarkan oleh perusahaan dalam periode tertentu. Nantinya isi dari daftar biaya tersebut berkaitan dengan biaya pengadaan bahan baku, alat, dan juga pendukung produksi lainnya.

Jika jumlah biaya pokok produksi sudah ketemu, maka pihak perusahaan bisa lebih mudah dalam menentukan harga produk. Sehingga, laba dan rugi dari produk bisnis yang akan dijual sudah diperhitungkan dengan tepat.

Manfaat dari harga pokok produksi ini yaitu dapat memudahkan manajemen dalam menganalisis pengendalian biaya pembelanjaan dan juga tenaga kerja yang biasanya berupa upah atau gaji setiap bulan.

Tak hanya itu saja, ada juga manfaat lain dari harga pokok produksi yaitu untuk mengetahui margin kotor bisnis atau disebut juga sebagai gross margin, serta analisa terhadap persentase pendapatan yang tersedia. Tujuannya untuk menutup biaya operasional perusahaan.

Lalu, Apa Saja Komponen Harga Pokok Produksi Bisnis? 

Komponen dalam perhitungan harga ada tiga macam yaitu biaya bahan baku langsung, tenaga kerja dan biaya overhead perusahaan atau pabrik. Dan berikut penjelasannya: 

1. Komponen biaya bahan baku langsung

Komponen harga pokok produksi yang pertama adalah biaya bahan baku langsung. Perusahaan akan mengandalkan sistem manajemen yang terdiri dari:

  • Perhitungan jumlah bahan baku. 
  • Perhitungan biaya bahan baku yang telah dibeli. 
  • Perhitungan total bahan baku yang ada di akhir periode. 
  • Menghentikan supply persediaan dari bahan baku.

2. Komponen biaya tenaga kerja

Komponen harga pokok produksi yang kedua adalah biaya tenaga kerja. Di mana akuntansi dan catatan penggajian dapat memastikan bahwa harga pokok produksi adalah penghitungan yang mudah dilakukan. Tetapi, tidak hanya mencakup jumlah upah yang telah dibayarkan saja, namun juga termasuk biaya terkait dengan tenaga kerja dalam proses produksi.

3. Komponen biaya overhead pabrik

Terakhir adalah komponen biaya overhead pabrik. Dan yang termasuk biaya paralel dengan biaya langsung adalah:

  • Bahan tidak langsung berasal dari perlengkapan kantor serta digunakan sebagai peralatan pabrik.
  • Kemudian, tenaga kerja tidak langsung seperti akuntansi, pembelian, personil pemeliharaan fasilitas, manajemen dan sumber daya manusia.

Lalu, biaya overhead yaitu: 

  • Depresiasi peralatan pabrik bisnis. 
  • Depresiasi bangunan. 
  • Serta, asuransi dan juga pajak pada setiap bangunan pabrik.

Perbedaan Antara Harga Pokok Produksi dan Pokok Penjualan

pengertian harga pokok produksi
gambar: freepik.com/aleksandarlittlewolf

Kemudian, kamu juga harus lebih dulu memahami perbedaan antara harga pokok produksi dan harga pokok penjualan. Bila berbicara mengenai harga pokok penjualan, maka ini merupakan total akumulasi dari seluruh biaya untuk membuat sebuah produk atau jasa yang nantinya akan dijual atau ditawarkan pada konsumen. 

Sedangkan harga pokok produksi sendiri merupakan sebuah upaya memperoleh aktiva atau jasa dalam proses produksi. Ini baik dalam bentuk bahan setengah jadi, atau produk yang siap untuk dipasarkan. 

Meskipun berbeda, tetapi harga pokok produksi sebenarnya juga termasuk ke dalam bagian harga pokok penjualan. Pasalnya, tanpa adanya perhitungan biaya produksi, maka harga pokok penjualan pun tidak akan bisa didapatkan.

Baca juga: Pengertian Harga Pokok Penjualan dan Cara Menghitungnya

Cara Menghitung Harga Pokok Produksi

Tahap 1

Rumus menentukan harga pokok produksi dapat dilakukan dengan cara menghitung bahan baku yang digunakan. Dan ini rumus perhitungannya, Saldo Awal Bahan Baku + Pembelian Bahan Baku – Saldo Akhir Bahan Baku = Bahan Baku yang Digunakan.

Tahap 2

Lalu, rumus menentukan harga pokok produksi juga dapat dilakukan dengan menghitung biaya produksi. Rumusnya, Bahan Baku yang Digunakan + Biaya Tenaga Kerja Langsung + Biaya Overhead Produksi = Biaya Produksi.

Tahap 3

Terakhir adalah rumus menentukan harga pokok produksi, Total Biaya Produksi + Saldo Awal Persediaan Barang Dalam Proses Produksi – Saldo Akhir Persediaan Barang Dalam Proses Produksi = Harga Pokok Produksi. 

Itulah pengertian, komponen hingga cara menghitung harga pokok produksi. Jika sudah berhasil dilakukan, maka kamu bisa dengan mudah menentukan harga produk atau jasa yang akan dijual, sehingga bisa membantu mendapatkan keuntungan maksimal. 

Lalu, dalam  proses pengelolaan bisnisnya sendiri kamu bisa Youtap POS yang merupakan aplikasi kasir digital dari Youtap Indonesia. Aplikasi ini memiliki berbagai fitur yang akan membuat seluruh kegiatan operasional bisnis jadi lebih mudah, praktis dan cepat. Kamu tidak perlu lagi melakukan pencatatan transaksi secara manual, karena akan otomatis bahkan juga pada bagian analisisnya. Tapi tidak hanya itu saja, ada juga beberapa fitur canggih lainnya yang bisa kamu gunakan untuk kelola bisnis.

AriantiK

Penulis profesional sejak tahun 2019 dengan spesialisasi penulisan terkait bisnis, UMKM, lifestyle, dan topik lainnya.

Silahkan isi form untuk mendownload e-book!
Link download akan muncul otomatis setelah mengisi data.
Terima kasih! Silahkan download e-book berikut.
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Postingan Terkait

Kembali ke Halaman Utama