Youtap BOS
Platform B2B Marketplace sebagai solusi belanja grosir online terlengkap, termurah, dan tercepat untuk kebutuhan usahamu
Solusi untuk BOS UMKM
Buka Youtap BOS
Alisa Youtap
Typically replies in a few hours
Alisa Youtap
Halo! Ada yang bisa Alisa bantu?
Start Whatsapp Chat
November 3, 2021

Kelola Limbah Sisa Makanan yang Tepat, Pelaku Usaha Kuliner Wajib Tahu Nih!

Agar tidak berdampak bahaya bagi lingkungan, berikut ini beberapa cara kelola limbah sisa makanan tepat yang wajib dilakukan para pelaku usaha kuliner.

POST EVENT 7.7 MOBILE
Isi Artikel

Bagi kamu pemilik usaha kuliner tentu juga harus memperhatikan limbah sisa makanan tersebut. Hal itu penting karena jika diabaikan bisa memberikan dampak yang cukup berbahaya bagi lingkungan. Dan berikut ini beberapa cara kelola limbah sisa makanan yang tepat. 

Kelola Limbah Sisa Makanan 

1. Mengelola Stok Bahan Makanan dengan Baik 

kelola limbah sisa makanan
Gambar: freepik.com/bearfotos

Bagi kamu yang menjalankan usaha makanan, mengelola stok bahan baku produk menjadi hal penting karena berkaitan dengan pengelolaan limbah.  Khususnya bagi kamu yang menjalankan bisnis kuliner dengan menggunakan bahan-bahan mentah dan segar. Itulah sebabnya kamu membutuhkan sistem pencatatan bahan baku karena dapat membantu dalam pengelolaan produk yang sudah dibeli, diolah, hingga dibuang. 

Agar hasilnya lebih maksimal, kamu bisa menggunakan alat atau tools tambahan seperti aplikasi usaha Youtap agar membantu mengakomodir kebutuhan bahan baku produk. Melalui aplikasi ini kamu bisa melakukan pencatatan stok dan bahan baku yang membantu mengetahui jumlah kerugian dari setiap produk yang terbuang.  

2. Memiliki Lokasi Penyimpanan Bahan Baku  

kelola limbah sisa makanan
Gambar: freepik.com

Cara kelola limbah sisa makanan selanjutnya adalah kamu wajib memiliki lokasi penyimpanan yang baik. Tak hanya sekadar mengetahui dengan jelas alur stok bahan baku, penyimpanan stok yang ada di toko atau di gudang pun juga harus diperhatikan. Dalam pelaksanaannya kamu perlu mempersiapkan tempat penyimpanan yang layak dengan beberapa kriteria seperti suhu ruangan disesuaikan dengan produk atau bahan baku tertentu, sirkulasi udara, dan tata letak ruang. 

Kamu juga bisa menggunakan beberapa alat pendukung di tempat penyimpanan, salah satu contohnya seperti lemari pendingin atau freezer yang berfungsi untuk menyimpan lebih banyak bahan baku atau produk segar sehingga membuatnya lebih tahan lama atau awet. Selain melakukan pencatatan serta memperhatikan penyimpanan bahan baku, kamu juga wajib bijak memperhatikan detail produk. Contohnya seperti melihat dan mencatat tanggal kedaluwarsa setiap produk atau bahan baku yang dibeli. Tentu dengan memiliki tempat penyimpanan yang baik, kamu bisa dengan mudah mengelola dan mengetahui dengan mudah kualitas produk dan bahan baku tertentu.

3. Teliti dalam Berbelanja Bahan Baku 

Kelola limbah sisa makanan
Gambar: freepik.com

Terakhir, pengelolaan limbah sisa makanan juga perlu diimbangi dengan proses belanja yang cermat atau teliti. Tak hanya sekadar memilih kualitas dan harga produk, kamu juga perlu cermat dalam memilih tempat belanja bahan baku yang aman. Itulah beberapa cara kelola limbah sisa makanan yang tepat. Bagi kamu para pelaku usaha kuliner sebaiknya mulai perhatikan hal-hal di atas agar dapat menjaga kesehatan lingkungan produksi. 

Dan kini juga hadir Aplikasi Usaha Youtap yang dapat membantu mencatat jumlah stok pada toko secara online hingga dapat berbelanja langsung dari supplier atau pemasok terbaik sesuai kebutuhan. 

Komentar Kamu

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Responses
--
Name
2 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra.

ReplyDelete
Name
2 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra.

ReplyDelete
Silahkan isi form untuk mendownload e-book!
Link download akan muncul otomatis setelah mengisi data.
Terima kasih! Silahkan download e-book berikut.
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Postingan Terkait

Kembali ke Halaman Utama