Youtap BOS
Platform B2B Marketplace sebagai solusi belanja grosir online terlengkap, termurah, dan tercepat untuk kebutuhan usahamu
Solusi untuk BOS UMKM
Buka Youtap BOS
Alisa Youtap
Typically replies in a few hours
Alisa Youtap
Halo! Ada yang bisa Alisa bantu?
Start Whatsapp Chat
February 10, 2022

Cerita Mulai Usaha Patah Lidah yang Kini Jadi Makanan Hits di Bogor

Jadi makanan hits di kota Bogor yang miliki ciri khas dan harga terjangkau, simak cerita lengkap usaha Patah Lidah yang dimiliki oleh Adytia Lambang merchant Youtap.

POST EVENT 7.7 MOBILE
Isi Artikel

Makanan dengan rasa lezat dan harga murah tentu menjadi dambaan banyak orang, apalagi untuk anak-anak kos yang tinggal jauh dari rumah. Banyak dari mereka yang rindu untuk memanjakan lidah dengan masakan khas daerah masing-masing. Namun, hal itu ternyata menjadi inspirasi bagi Adytia Lambang yaitu pemilik Patah Lidah yang kini jadi makanan hits di kota Bogor. 

Awal Mula Berdirinya Usaha Makanan Patah Lidah

Patah lidah tercetus dari makanan pedas yang di mana ketika orang mengonsumsinya bisa merasakan sampai lidahnya “patah-patah”. Usaha makanan ini mulai berjalan pada 9 September 2018 karena sebuah ketidaksengajaan. 

Pada dasarnya Adytia Lambang memang suka memasak, namun tidak pernah berekspektasi untuk membangun usaha makanan seperti sekarang ini. Terinspirasi menjadi anak kos yang jauh dari orang tua, Adytia akhirnya harus membuat menu makanan tertentu agar tidak bosan. Awalnya ia hanya membuat menu makanan ini untuk dirinya sendiri. 

Tetapi tak disangka-sangka menjadi besar dan terkenal seperti sekarang setelah salah satu teman membawanya sebagai bekal saat bepergian menjalankan pekerjaan sebagai pramugrari. 

Dari situlah mulai banyak sekali crew pesawat di perusahaan-perusahaan besar baik dari Indonesia maupun untuk penerbangan ke luar negeri melakukan pemesanan dan sangat menyukainya. 

Hingga banyak dari mereka yang terus membagikan honest review atau ulasan secara jujur terkait dengan makanan Patah Lidah di instagram dan terus menyebar ke banyak orang atau crew pesawat lain. 

Semakin meningkatnya pesanan, akhirnya Adytia mulai menciptakan berbagai macam menunya lainnya yang saat ini terus berkembang menjadi lebih variatif. Melalui masakan Patah Lidah, diharapkan banyak orang lebih sadar akan makanan Indonesia. 

Dan agar orang lebih tertarik untuk mencobanya, akhirnya Adytia mencoba beberapa strategi, salah satunya dengan mengemas Patah Lidah menjadi ricebowl sehingga menarik perhatian konsumen dari berbagai kalangan usia baik orang tua hingga anak-anak milenial. 

Selain itu, juga memilih konsep tempat yang instagramable agar orang-orang tertarik, menyediakan berbagai macam menu makanan dan kemasannya yang lucu. Ini dilakukan agar para konsumen bisa posting di media sosial mereka, dan menyebar dari mulut ke mulut. 

Tips Jitu Mengelola Usaha di Era Digital Ala Patah Lidah

Selain dengan inovasi menu, ternyata mengelola usaha secara digital di era yang serba teknologi seperti sekarang ini sangatlah penting. Dengan mengelola usaha secara digital kamu tidak perlu lagi melakukan pencatatan secara manual dan bisa terhindar dari kesalahan human error

“Itu sangat perlu banget, apalagi sekarang sudah era digital. Youtap ini sendiri juga ngebantu banget karena secara tracking record databasenya rapi” ucap Adytia menjelaskan tentang pentingnya digitalisasi usaha di era teknologi. 

“Sebelum pake Youtap harus bikin report manual, kayak day by day. Kadang namanya manusia ada aja human error, ada yang nggak keinput, lupa dimasukkin. Tapi kalau sekarang santai aja karena semua sudah pasti ke record” lanjut penjelasannya dalam sesi wawancara bersama Youtap. 

Lebih lengkapnya kamu juga bisa dengar langsung keseruan obrolan seputar usaha Patah Lidah dengan Youtap Indonesia di sini. Dan bagi kamu yang memiliki rencana untuk Mulai Usaha, yuk segera gabung bersama Youtap karena memiliki berbagai solusi terlengkap dan terpercaya. 

Silahkan isi form untuk mendownload e-book!
Link download akan muncul otomatis setelah mengisi data.
Terima kasih! Silahkan download e-book berikut.
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Postingan Terkait

Kembali ke Halaman Utama