December 7, 2021

Pengertian dan 9 Elemen Bisnis Model Canvas

Mulai banyak digunakan oleh pelaku bisnis karena model perencanaannya yang dianggap efektif dan efisien, ketahui 9 elemen bisnis model canvas terlebih dahulu, yuk.

POST EVENT 7.7 MOBILE
Isi Artikel

Memiliki perencanaan yang matang untuk menjalankan sebuah bisnis adalah hal paling utama yang tidak boleh dilewatkan. Dan salah satu metode perencanaan yang sering digunakan adalah bisnis model canvas baik untuk perusahaan skala besar hingga startup. Lalu, apa pengertian dan 9 elemen bisnis model canvas itu? 

Pengertian Bisnis Model Canvas

Bisnis model canvas merupakan sebuah kerangka manajemen bisnis yang dibuat untuk merancang strategi. Biasanya bisnis model canvas ini digunakan agar bisnis bisa lebih efisien menjangkau target pasar. 

Bisnis model canvas sangat memudahkan kamu melihat gambaran tentang sebuah ide bisnis dan rencana realisasinya dengan cepat. Apabila dibandingkan dengan bisnis plan, cara ini terbilang lebih ringkas. 

Selain untuk mengembangkan penggunaan bisnis model canvas ini juga dapat membantu kamu mengambil keputusan dengan cepat apakah ide bisnis yang sedang dijalankan menguntungkan atau tidak. 

Hal tersebut nantinya bisa dilihat melalui sembilan elemen dari bisnis model canvas yaitu customer segment, value propositions, channel, customer relationship, revenue streams, key activities, key resources, key partners, dan cost structure

9 Elemen Bisnis Model Canvas

1. Customer Segments 

9 elemen bisnis model canvas
Gambar: freepik.com/rawpixel.com

Customer segments  menjadi elemen pertama yang wajib ada dalam bisnis model canvas. Tentukan segmentasi pelanggan dengan tepat di awal apapun bidang bisnisnya. Pastikan kamu menentukan siapa yang akan menjadi target bisnis hingga pelanggan mana yang berpotensi untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

Pada elemen ini pastikan kamu membuat kolom tentang pelanggan seperti umur, jenis kelamin, minat, dan kebiasaan. Hal-hal penting untuk menentukan segmentasi konsumen yaitu:

  • Customer jobs, yaitu berkaitan dengan masalah yang dihadapi pelanggan, apa saja kebutuhannya, bagaimana produk atau jasa milikmu bisa membantu konsumen hingga apa saja hal yang ingin dicapai.
  • Customer gain adalah manfaat yang diharapkan pelanggan dari bisnis milikmu.
  • Customer pain, yaitu hal apa yang membuat konsumen merasa tidak nyaman.

2. Value Proposition 

Selanjutnya kamu harus mengetahui bagaimana bisnismu bisa bermanfaatnya bagi para pelanggan. 

Pada elemen ini menjabarkan nilai-nilai yang ditawarkan bisnis untuk segmen konsumennya. Berikut beberapa pertanyaan yang dapat membantu kamu menyusun value proposition:

  • Apa saja keunggulan yang ditawarkan ke pelanggan saat menggunakan produk?
  • Manfaat apa yang akan didapat setelah menggunakan produk?
  • Mengapa pelanggan harus memilih produk milikmu serta apa yang membedakannya dari kompetitor?

3. Channels

9 elemen bisnis model canvas
Gambar: freepik.com

Dalam menjalankan bisnis tentu kamu juga harus memperhatikan penggunaan media yang dapat membantu untuk berinteraksi secara efektif dengan pelanggan. Elemen channels pada bisnis model canvas ini merupakan media interaksi antara bisnis dengan konsumen untuk bisa menyampaikan produk dan jasa yang ditawarkan. 

Ini merupakan faktor penentu kesuksesan dalam berbisnis, jadi pastikan dengan baik channel apa saja yang akan digunakan untuk menjangkau pelanggan. Contoh channels yang dimaksud adalah penggunaan berbagai macam media sosial, ads, marketplace, dan website.

4. Customer Relationship

Jika beberapa hal di atas sudah dilakukan, kini saatnya bagi kamu untuk menentukan bagaimana bisnis berinteraksi dengan pelanggan. Kamu harus mengetahui cara tepat menjalin hubungan dengan konsumen agar mereka tidak berpaling ke kompetitor. Beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu seperti memberikan promo, giveaway, atau mengadakan program membership.

Tak lupa kamu juga harus bisa memahami karakteristik tiap pelanggan agar bisa menangani atau menghadapi komplain dan menjawab pertanyaan pelanggan.

5. Revenue Streams

9 elemen bisnis model canvas
Gambar: freepik.com

Elemen ini menggambarkan tentang sumber pendapatan bisnis jadi harus dikelola semaksimal mungkin. Kamu harus bisa menemukan cara untuk meningkatkan pendapatan bisnis selain dari sumber pendapatan utama penjualan produk. Contohnya, membuat program membership atau memberikan pilihan upgrade layanan dengan harga dan keuntungan yang lebih tinggi.

6. Key Resource

Agar bisa lebih kompetitif dalam industri bisnis, kamu perlu sumber daya tepat untuk mendukung aktivitas. Key resource merupakan daftar-daftar sumber daya yang sebaiknya dimiliki agar bisa mewujudkan value proposition dan dikategorikan ke dalam 4 tipe yaitu: 

  • Physical resource (tempat usaha, kendaraan, dan produk)
  • Intellectual resource (hak cipta atau merek)
  • Human resource (sumber daya manusia atau orang yang menjalankan kegiatan perusahaan)
  • Financial resource (dana, saldo tunai, dan kredit)

7. Key Activities

9 elemen bisnis model canvas
Gambar: freepik.com/lifestylememory

Bagian ini merupakan elemen dalam bisnis model canvas yang menjelaskan semua aktivitas berhubungan dengan bisnis. Dan seluruh kegiatan yang dijalankan wajib menghasilkan value proposition bagi perusahaan.

8. Key Partnership

Key partnership merupakan elemen yang berisi daftar sumber daya di luar perusahaan untuk dapat mencapai key activities dan menyampaikan nilai-nilai penting kepada pelanggan. Sebagai contoh dari elemen key partnership ini adalah supplier, mitra bisnis hingga beberapa perusahaan lain yang dapat mendukung kegiatan bisnis. 

9. Cost Structure 

9 elemen bisnis model canvas
Gambar: freepik.com/gpoinstudio

Elemen terakhir pada bisnis model canvas yaitu cost structure di mana mencakup pemetaan biaya untuk mengoperasikan bisnis sesuai dengan value proposition. Pentingnya mengelola anggaran secara efisien untuk meminimalisir risiko kerugian pada perusahaan. Dalam mengelola keuangan bisnis, kamu harus menyusun laporan keuangan dan pembukuan yang baik.

BACA JUGA: 7 Cara Agar Bisnis Bertahan Lama di Pasaran

Tips Membuat Bisnis Model Canvas

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kerangka manajemen sebuah bisnis yang dibuat dengan tujuan untuk merancang strategi adalah bisnis model canvas. Cara ini juga dilakukan berdasarkan dengan sembilan elemen. 

Elemen tersebut terdiri dari customer segments, value proposition, channels, revenue streams, key resource, customer relationship, key activities, key partnership, dan cost structure. Berikut ini beberapa tips membuat bisnis model canvas yang tepat: 

1. Melakukan Analisa Kompetitor

Hal pertama yang harus dilakukan adalah analisa pesaing bisnis untuk bisa mendapatkan gambaran penggunaan strategi yang tepat. Analisa kompetitor ini bisa dilihat dari sisi keberhasilan atau juga kegagalan perusahaan lain sebagai acuan atau pembelajaran. Dengan adanya informasi tersebut, kamu bisa mengetahui kesempatan seperti apa yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis dan menjangkau pasar lebih baik. 

2. Membuat Urutan Elemen

Telah disebutkan sebelumnya bahwa dalam melakukan bisnis model canvas ini harus didasarkan pada 9 elemen. Dan saat membuat strategi bisnis, pastikan kamu menyusun kesembilan elemen tersebut secara sistematis agar mengetahui bagian prioritas yang harus dijalankan. 

Selain itu, kamu juga bisa menyusun strategi dengan menentukan jangka waktu tertentu. Perlu dipahami bahwa semakin jelas target waktu dan tujuannya, tentu akan mempermudah untuk mengukur keberhasilan bisnis. 

3. Menghubungkan Setiap Elemen Pada Bisnis Model Canvas

Setelah menyusun semua elemen secara sistematis, kamu wajib menghubungkannya agar dapat membantu menyusun strategi. Hal ini karena setiap elemen pada model bisnis canvas harus terhubung dan mendukung satu sama lain.

4. Utamakan Membuat Strategi Bisnis yang Sesuai dengan Kondisi Saat Ini

Membuat strategi bisnis untuk jangka waktu panjang ke depan memang tidak menjadi masalah. Tetapi, mengingat bahwa kondisi bisa berubah sewaktu-waktu jadi ada baiknya untuk fokus menyusun strategi sesuai dengan kondisi saat ini terlebih dahulu. Kondisi yang berubah tersebut misalnya adanya perubahan perilaku konsumen atau bisa juga munculnya kompetitor baru. Oleh sebab itu, menyusun strategi dengan kondisi saat ini lebih penting agar memiliki perhitungan yang tepat.

5. Pastikan Melakukan Review Perencanaan

Terakhir melakukan review atau pengecekan ulang di mana kamu harus memeriksa kekurangan dan memperbaikinya apabila ada yang kurang tepat.

Itulah pengertian, 9 elemen bisnis model canvas, dan tips membuatnya. Namun, dalam pelaksanaan bisnisnya sendiri, pastikan juga kamu sudah mulai melakukan digitalisasi menggunakan Aplikasi Youtap yang merupakan salah satu upaya beradaptasi dengan dunia teknologi saat ini. 

Di mana kamu dapat menggunakan Youtap POS yang merupakan aplikasi kasir digital dari Youtap Indonesia. Pasalnya, dengan Youtap POS ini kamu akan mendapatkan berbagai macam fitur canggih yang dapat membantu membuat laporan penjualan melalui pencatatan setiap transaksi secara otomatis. 

AriantiK

Penulis profesional sejak tahun 2019 dengan spesialisasi penulisan terkait bisnis, UMKM, lifestyle, dan topik lainnya.

Silahkan isi form untuk mendownload e-book!
Link download akan muncul otomatis setelah mengisi data.
Terima kasih! Silahkan download e-book berikut.
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Postingan Terkait

Kembali ke Halaman Utama