Youtap BOS
Platform B2B Marketplace sebagai solusi belanja grosir online terlengkap, termurah, dan tercepat untuk kebutuhan usahamu
Solusi untuk BOS UMKM
Buka Youtap BOS
Alisa Youtap
Typically replies in a few hours
Alisa Youtap
Halo! Ada yang bisa Alisa bantu?
Start Whatsapp Chat
November 29, 2021

7 Strategi Usaha Kuliner untuk Hadapi Ketatnya Persaingan Bisnis

Semakin berkembangnya dunia kuliner, maka persaingannya pun akan ketat, hal itu membuat pelaku bisnis perlu membuat strategi usaha kuliner dengan tepat. 

Isi Artikel

Seperti yang kita tahu, bidang kuliner akan terus menjadi sektor bisnis primadona, karena menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Tidak melulu menjadi makanan utama, tapi juga ada camilan, atau hanya untuk momen-momen tertentu. Semakin berkembangnya bisnis, tentu akan membuat persaingan yang semakin ketat, bukan? Oleh karena itulah penting bagi kamu pelaku bisnis merencanakan secara matang strategi usaha kuliner. 

Tidak hanya memperhatikan kualitas produk, berikut ini juga beberapa strategi usaha kuliner untuk hadapi persaingan bisnis. 

Strategi Usaha Kuliner untuk Hadapi Persaingan Bisnis 

1. Pastikan untuk Menentukan Segmentasi Pasar 

strategi usaha kuliner
Gambar: freepik.com/8photo

Strategi usaha kuliner pertama yang tidak boleh disepelekan adalah menentukan segmentasi pasar. Ibaratnya, menjalankan usaha kuliner ini seperti sedang bermain sepak bola. Segmentasi ini yang akan menjadi gawang dari usaha milikmu untuk mencetak gol. Jadi, pastikan untuk menentukan segmentasi pasar berdasarkan daya beli konsumen. Selain lewat daya beli, kamu juga bisa menentukan segmentasi berdasarkan gaya hidup konsumen. 

2. Buatlah Cadangan Dana Bisnis

Kendala atau adanya penurunan keuntungan selama menjalankan bisnis memang menjadi hal yang pasti dialami oleh semua para pelaku usaha. Menanggapi persoalan tersebut, maka salah satu langkah bijak dalam menghadapi situasi ini dengan merencanakan pengeluaran modal selama beberapa periode ke depan.

Jadi, sisihkan dana cadangan untuk usaha kuliner kuliner milikmu. Selain itu, pemilik usaha kuliner juga wajib memperkirakan dan memprediksi kapan masa krisis yang mungkin akan menghabiskan banyak anggaran. 

Pastikan untuk menghemat dan keluarkan anggaran dana bisnis sesuai kebutuhan. Agar bisa menutupi biaya-biaya yang bersifat darurat ke depannya, kamu bisa gunakan dana cadangan bisnis. 

3. Membuat Logo Unik dan Menarik

strategi usaha kuliner
Gambar: freepik.com/rawpixel.com

Selain itu, logo bisnis nantinya akan digunakan di berbagai platform media sosial online maupun promosi offline. Oleh karena itu, pastikan kamu membuat logo yang unik dan menarik. Sebuah desain logo dapat membantu membangun citra brand agar mendapatkan kepercayaan publik. Pastikan logo harus memiliki desain yang benar-benar unik dan menarik agar pelanggan bisa mengenal dan mengingat usaha kuliner milikmu. 

4. Memiliki Tampilan Menu yang Unik

Buku menu ini pastinya berisi jenis dan harga menu yang ditawarkan untuk pelanggan. Tetapi, perlu kamu pahami terlebih dahulu bahwa tampilan menu yang dibuat secara unik dan menarik dapat membantu usaha kuliner milikmu memiliki ciri khas yang berbeda dengan kompetitor lain.

Namun, sejak adanya pandemi seperti sekarang ini banyak sekali restoran yang lebih memilih menggunakan e-menu karena dianggap lebih aman. Dan kamu juga bisa gunakan aplikasi Youtap dalam menyediakan e-menu bagi pelanggan. 

5. Menggunakan Media Sosial untuk Melakukan Promosi

strategi usaha kuliner
Gambar: freepik.com

Cara lain yang paling efektif untuk mempromosikan usaha kuliner atau restoran yaitu dengan memanfaatkan media sosial. Saat ini sudah banyak sekali orang-orang menggunakan media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Facebook. 

Jadi, kamu bisa lebih mudah melakukan promosi bisnis secara online melalui berbagai macam platform media sosial. Mulailah dengan mengunggah konten yang relevan di akun media sosial. Sebagai contoh, kamu bisa mengunggah konten menu baru pada bisnis, aktivitas, dan perkembangan usaha kuliner. Kamu harus memastikan agar mengunggah konten secara konsisten setiap harinya. 

Tujuan penggunaan media sosial ini untuk meningkatkan engagement bisnis dengan calon pelanggan lama maupun baru.

6. Promosi Usaha Kuliner Secara Agresif

Selanjutnya adalah melakukan promosi pada usaha kuliner secara agresif. Tujuannya agar bisa mendapatkan pengakuan brand oleh publik. Cara ini dapat membantu kamu lebih cepat dikenal oleh masyarakat luas. Jadi, pelanggan yang baru maupun lama bisa mengetahui usaha kuliner milikmu secara lengkap. 

7. Melakukan Kerja Sama

Terakhir, dalam menjalankan usaha kuliner ini kamu pasti akan membutuhkan banyak ide yang lebih segar dari beberapa kenalan bisnis. Salah satu contohnya, kamu bisa bekerja sama dengan influencer untuk membantu mempromosikan menu usaha kuliner. Melalui kerja sama dengan influencer ini diharapkan dapat membangun hubungan emosional yang kuat kepada masyarakat. 

Demi memperkuat pondasi bisnis kuliner, kamu juga akan membutuhkan alat untuk melakukan kelola keuangan secara detail yaitu menggunakan Youtap POS. Melalui aplikasi ini kamu bisa lakukan pencatatan laporan keuangan, pembayaran cashless, dan masih banyak lagi untuk membantu kegiatan bisnis jadi lebih efektif. 

AriantiK

Penulis profesional sejak tahun 2019 dengan spesialisasi penulisan terkait bisnis, UMKM, lifestyle, dan topik lainnya.

Komentar Kamu

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Responses
--
Name
2 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra.

ReplyDelete
Name
2 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra.

ReplyDelete
Silahkan isi form untuk mendownload e-book!
Link download akan muncul otomatis setelah mengisi data.
Terima kasih! Silahkan download e-book berikut.
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Postingan Terkait

Kembali ke Halaman Utama