Youtap BOS
Platform B2B Marketplace sebagai solusi belanja grosir online terlengkap, termurah, dan tercepat untuk kebutuhan usahamu
Solusi untuk BOS UMKM
Buka Youtap BOS
Alisa Youtap
Typically replies in a few hours
Alisa Youtap
Halo! Ada yang bisa Alisa bantu?
Start Whatsapp Chat
October 30, 2021

7 Keunggulan Menggunakan Transaksi QRIS Bagi Pengusaha

Tidak ada persyaratan untuk bukti fisik dari transaksi QRIS, tetapi merchant dapat menyediakan apabila konsumen menginginkannya.

POST EVENT 7.7 MOBILE
Isi Artikel

Masyarakat kini semakin mengenal dan tidak asing lagi dengan QRIS. Penggunaan kode QR berstandar nasional Indonesia ini memiliki banyak keunggulan dan memberikan banyak peluang bagi pengusaha untuk meningkatkan bisnisnya. Semakin memahami manfaatnya tentu semakin cepat bagi pengusaha menggunakan transaksi QRIS bagi kelancaran usahanya. 

Barcode, QR Code atau QRIS?

Mungkin sebagian kita masih bingung membedakan barcode, QR Code atau QRIS. Secara umum, barcode adalah kode berbentuk garis sedangkan QR Code berbentuk garis persegi yang didalamnya terdapat gambar berbentuk titik dan garis secara spesifik. Sedangkan QRIS adalah QR Code yang sudah sesuai standar Indonesia.

QR Code adalah serangkaian kode yang memuat data atau informasi seperti identitas pedagang atau pengguna, nominal pembayaran, dan mata uang. Denso-Wave memperkenalkan QR code untuk tracking inventory pada 1994. 

Berbeda dengan barcode yang berbentuk garis-garis dan hanya bisa dibaca horizontal, QR code berisi informasi lebih banyak dan dapat dibaca dari berbagai arah,horizontal maupun vertikal. Kelebihan QR code lainnya tetap dapat dibaca walaupun 30% kode rusak atau kotor.

Seiring semakin berkembangnya pembayaran menggunakan QR Code maka Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) melakukan standarisasi nasional kode ini. Maka dibuatlah QRIS (QR Code Indonesia Standard). Hanya dengan satu kode QR ini bisa digunakan pada semua aplikasi. 

Standar Nasional QRIS ini  diperlukan untuk mengantisipasi inovasi teknologi dan perkembangan kanal pembayaran menggunakan QR Code yang berpotensi menimbulkan fragmentasi baru di industri sistem pembayaran. Standar ini juga bisa memperluas jangkauan pembayaran non tunai nasional secara lebih efisien. Dengan satu QR Code, penyedia barang dan jasa (merchant) tidak perlu memiliki berbagai jenis QR Code dari berbagai penerbit. 

Apa komponen yang ada dalam QRIS? QRIS terdiri dari spesifikasi QR Code Merchant Presented Mode dan didukung oleh spesifikasi interkoneksi penyelenggara. QRIS disusun dengan menggunakan standar internasional EMV Co. Standar ini mendukung interkoneksi yang lebih baik dan bersifat open source  serta mengakomodasi kebutuhan spesifik negara. Memudahkan interoperabilitas antar penyelenggara, antar instrumen, termasuk antar negara. Telah digunakan di berbagai negara seperti India, Thailand, Singapore, Malaysia, Thailand, Korea Selatan,dll.

Bagaimana Menggunakan QRIS?

Siapapun yang memiliki ponsel dengan kamera dan konektivitas data, serta akun pembayaran elektronik dapat melakukan pembayaran melalui QRIS. Caranya, konsumen dapat memilih dan mengunduh aplikasi pembayaran pada ponsel mereka. Selanjutnya, konsumen telah melakukan registrasi ke salah satu Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), misalnya m-banking atau e-wallet seperti Gopay, Shopeepay, Ovo dan lain-lain harus tersedia saldonya untuk melakukan transaksi.

Saat bertransaksi dan ingin membayar, melalui aplikasi konsumen melakukan scan QRIS yang disediakan penjual atau merchant, memasukkan nominal transaksi, melakukan otorisasi transaksi dan kemudian melakukan konfirmasi pembayaran kepada penyedia barang dan/atau jasa. Tidak ada biaya tambahan bagi konsumen saat melakukan pembayaran melalui QRIS.

Pedagang yang menerima pembayaran melalui QRIS akan memiliki logo QRIS di toko mereka. Turis yang aplikasinya telah mengadopsi standar EMVCo juga dapat menggunakan QRIS di semua merchant yang sudah menggunakan QRIS. Dengan QRIS, konsumen dimudahkan karena QRIS dapat di scan oleh semua aplikasi pembayaran yang memiliki pembayaran QR.

Selama ini ada dua jenis mekanisme transaksi menggunakan QR Code yaitu Merchant – Presented (push payment) dan Customer – Presented (pull payment). Masing-masing memiliki karakteristik tersendiri.

Pada jenis QR Merchant Presented Mode pembayaran yang dilakukan bisa secara statis (static QR Code) atau dinamis (dynamic QR Code). Secara statis, QR Code berisi ID dari merchant dimana pembeli yang akan melakukan scan termasuk memasukkan nominal transaksi. Sedangkan yang dinamis, QR Code dibuat secara real time saat transaksi dan kodenya berbeda untuk setiap transaksi, nominal transaksi dimasukkan oleh merchant. QRIS bisa merupakan QR code statis jika merchant telah memiliki kode untuk tokonya yang bisa discan oleh pembeli.

Seluruh penyelenggara QR Code wajib memperoleh persetujuan Bank Indonesia untuk menerapkan layanan berbasis QR dengan mengacu pada ketentuan mengenai QRIS yang berlaku. Syarat utamanya yaitu keandalan sistem dan aplikasi, mampu mengidentifikasi dan memitigasi risiko, melindungi nasabah, memonitor transaksi di merchant dan nasabah serta melakukan proses Know Your Customer (KYC) pada registrasi nasabah dan merchant.

Merchant cukup memasang satu macam QR Code yaitu QRIS yang dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi konsumen yang telah dapat melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Untuk menerima pembayaran dengan menggunakan QRIS, merchant dapat menghubungi PJSP yang telah menerapkan QRIS

Tidak ada persyaratan untuk bukti fisik dari transaksi QRIS, tetapi merchant dapat menyediakan apabila konsumen menginginkannya. Konsumen yang melakukan pembayaran QR code akan menerima notifikasi di aplikasinya begitu pula dengan merchant. Jika terdapat kendala, konsumen bisa menghubungi aplikasi PJSP konsumen, sementara merchant menghubungi PJSP yang membuat QRIS di merchantnya.

7 Keunggulan Menggunakan Transaksi QRIS Bagi Pengusaha

Bank Indonesia memiliki semboyan untuk mengkampanyekan QRIS yaitu UNGGUL (Universal Gampang Untung Langsung). QRIS bersifat universal untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan di domestik dan luar negeri. Transaksi dilakukan dengan mudah dan aman dalam satu genggaman. Efisien, satu kode QR untuk semua aplikasi. Transaksi cepat dan seketika, mendukung kelancaran sistem pembayaran.

Apa keunggulan menggunakan transaksi QRIS bagi pengusaha?

  1. Dapat memenuhi kebutuhan akan semua metode pembayaran.

Merchant yang sudah mengikuti pembayaran menggunakan QRIS bisa dibilang telah mengikuti trend pembayaran secara non-tunai-digital. Kini, masyarakat mulai tidak asing lagi dengan aplikasi pembayaran seperti Ovo, Gopay, LinkAja, Dana, Paytren, CIMB GoMobile, PermataX, MoBRI, Bank Bali dan lain-lain. Menggunakan QRIS memberikan potensi perluasan penjualan karena alternatif pembayaran selain kas.

  1. Peningkatan trafik penjualan.

Menurut data InterActive QRIS dalam situs QRIS.id, sudah ada  42.982 merchant yang sudah bergabung menggunakan QRIS. InterActive QRIS adalah bentuk dukungan PT. InterActive International untuk mendukung program QRIS Bank Indonesia dalam menggalakkan cashless society (pembayaran uang digital). Jumlah ini akan terus bertambah dan menunjukkan kepercayaan merchant bahwa menggunakan QRIS bisa meningkatkan trafik penjualan. 

  1. Penurunan biaya pengelolaan uang tunai/uang kecil.

Melakukan pembayaran dengan QRIS artinya penjual tidak perlu repot-repot menyiapkan uang kembalian. Sebagian uang penjualan langsung tersimpan di bank dan bisa dilihat setiap saat. Selain itu risiko uang tunai hilang/dicuri juga bisa diturunkan.

  1. Penurunan risiko rugi karena menerima pembayaran dengan uang palsu.

Bank Indonesia menemukan bahwa terjadi penurunan peredaran uang palsu pada 2020 yaitu sebanyak 5 lembar dari 1 juta lembar uang, dibanding 2019 yaitu 9 lembar uang palsu dari 1 juta uang disebabkan pemakaian transaksi elektronik. Angka ini semakin menurun pada 2021 yaitu 2 lembar dari 1 juta lembar uang. 

  1. Transaksi tercatat otomatis dan bisa dilihat history transaksi.

Dengan menggunakan metode pembayaran QRIS, riwayat transaksi dapat dicek secara berkala oleh pemilik bisnis karena semua transaksi terproses dan terekam secara otomatis. Dengan begitu, pemilik bisnis dapat memantau, menganalisis, dan menentukan strategi keuangan usaha kedepannya.

  1. Meningkatkan kerja sama dengan bank dan berbagai aplikasi pembayaran.

QRIS menjadi building credit profile bagi bank, peluang untuk mendapat modal kerja menjadi lebih besar.

  1. Memudahkan semua pihak yang bertransaksi.

QRIS memberi kemudahan tidak hanya bagi pengusaha, tapi juga pembeli, produsen yang produknya dipasarkan, serta pihak pemilik aplikasi pembayaran. Melalui transaksi QRIS, pembayaran tagihan, retribusi, pembelian barang secara non-tunai tanpa meninggalkan toko, cepat dan efisien. 

Demikian 7 keunggulan menggunakan transaksi QRIS bagi pengusaha. Kini sudah ada aplikasi kasir online yang menyediakan pembayaran menggunakan QRIS yaitu Youtap. Tinggal scan kode QRIS di aplikasi pembayaran Anda dan sekali klik pembayaran berhasil dilakukan. Anda akan mendapatkan data transaksi di aplikasi pembayaran, demikian pula penjual. 

Kelebihan menggunakan Youtap yang bisa diunduh langsung di PlayStore dan AppStore ini bagi pengusaha, selain memudahkan pembayaran dengan QRIS, transaksi juga tercatat otomatis, data penjualan bisa dianalisis untuk menentukan strategi penjualan berikutnya. Jadi gunakan Youtap ya supaya pembayaran lancar dan bisnis juga lancar.


Silahkan isi form untuk mendownload e-book!
Link download akan muncul otomatis setelah mengisi data.
Terima kasih! Silahkan download e-book berikut.
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Postingan Terkait

Kembali ke Halaman Utama