Youtap BOS
Platform B2B Marketplace sebagai solusi belanja grosir online terlengkap, termurah, dan tercepat untuk kebutuhan usahamu
Solusi untuk BOS UMKM
Buka Youtap BOS
Alisa Youtap
Typically replies in a few hours
Alisa Youtap
Halo! Ada yang bisa Alisa bantu?
Start Whatsapp Chat
January 18, 2022

Pengertian Proposal Usaha dan Cara Membuatnya 

Demi kelancaran bisnis dalam mendapatkan modal, pastikan kamu memahami pengertian proposal usaha dan cara membuatnya dengan beberapa langkah di atas.

POST EVENT 7.7 MOBILE
Isi Artikel

Ketika akan membangun maupun mengembangkan sebuah usaha, biasanya kamu membutuhkan modal dari investor atau bank. Dan hal tersebut bisa terlaksana apabila kamu memiliki perincian yang jelas melalui sebuah proposal. Lalu, apa itu proposal usaha dan bagaimana cara membuatnya? Simak dalam artikel berikut ini, yuk.

Pengertian Proposal Usaha dan Tujuannya 

pengertian proposal usaha
Gambar: freepik.com/pressfoto

Proposal usaha adalah sebuah dokumen tertulis yang berisi perencanaan untuk mendirikan atau mengembangkan sebuah peluang usaha. Tujuan dari pembuatan proposal ini untuk membantu mendapatkan pembiayaan, mempertajam strategi hingga mencapai tujuan. 

Cara Membuat Proposal Usaha

Saat menyusun proposal usaha, pastikan kamu membuatnya dengan singkat, padat, dan jelas. Dan berikut ini beberapa langkah-langkah dalam pembuatan proposal usaha:

1. Buat Pendahuluan

Bagian awal dalam sebuah proposal usaha pastikan ada pendahuluan. Di mana kamu harus mencantumkan visi dan misi usaha. Selain itu, kamu juga bisa mendeskripsikan latar belakang usaha. 

Kemudian, pada bagian pendahuluan kamu juga wajib untuk menjelaskan prospek usaha di masa mendatang. Tambahan keterangan lain yang boleh kamu cantumkan pada bagian pendahuluan adalah gambaran keunggulan produk atau jasa usaha. 

2. Profil Usaha

Profil usaha akan sangat berguna bagi investor yang berencana menanamkan modal. Ini sangat dibutuhkan untuk mencegah potensi penipuan. 

Bagian profil ini berperan sebagai identitas yang terdapat nama badan usaha, jenisnya, lokasi, dan riwayat. Selain itu, kamu juga tidak boleh lupa untuk menuliskan detail lokasi seperti alamat, kelurahan, kecamatan, hingga kode posnya. 

3. Struktur Organisasi 

pengertian proposal usaha
Gambar: freepik.com

Baik skala kecil maupun besar, kamu perlu untuk mencantumkan struktur organisasi usaha yang mencakup nama pemilik hingga staff produksi, pemasaran, logistik, dan lain sebagainya. 

4. Bentuk Usaha

Tuliskan juga secara detail  bisnis yang kamu jalankan berbentuk badan usaha perseorangan, firma, CV, perseroan terbatas (PT), atau bentuk badan usaha lainnya. 

5. Produk yang Ditawarkan

Selanjutnya, memberikan keterangan jelas produk apa saja yang dijual. Tak ketinggalan, kamu juga harus tulis deskripsinya seperti jenis produk, metode produksi, spesifikasi, keunggulan produk, hingga bahan baku yang digunakan untuk memproduksi barang jualan.  

6. Target Pasar

pengertian proposal usaha
Gambar: freepik.com

Tak hanya untuk investor, penjelasan rinci tentang target pasar ini juga penting untuk bagi dirimu sendiri untuk memberi gambaran jelas. 

Rincian target pasar ini bisa meliputi usia, pekerjaan, jenis kelamin, tingkat pendidikan, hingga penghasilan dari suatu kelompok masyarakat di lokasi yang telah dipilih. 

7. Analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT)

Analisis ini diperlukan agar kamu mengetahui keunggulan, kekurangan, peluang, dan ancaman yang mungkin dihadapi oleh usaha di masa mendatang. 

8. Cantumkan Strategi Usaha

Strategi penjualan tentunya disesuaikan dengan jenis produk apa yang kamu jual, manfaat, dan target pasar yang dituju. Dengan mencantumkan strategi ini investor dapat melihat seberapa kamu serius dan memahami usaha yang akan dibangun. 

9. Promosi dan Pemasaran

pengertian proposal usaha
Gambar: freepik.com/diana-grytsku

Jelaskan dengan rinci strategi promosi dan pemasaran yang akan dilakukan untuk mengembangkan usaha. Selain itu, sebutkan juga melalui platform media apa saja promosi akan dilakukan.

10. Manajemen Anggaran

Pada bagian ini, kamu perlu menjelaskan  jumlah modal yang dikeluarkan, penentuan harga jual produk, dan juga perkiraan penjualan. Kamu juga boleh mencantumkan perhitungan laba dan bagi hasil.

11. Laporan Keuangan

Laporan keuangan pun juga perlu kamu cantumkan dalam proposal usaha. Isi dari laporan keuangan biasanya meliputi laporan laba atau rugi, neraca perusahaan, hingga analisis Break Even Point (BEP). 

12. Penutup 

Bagian penutup proposal bisa kamu isi dengan kalimat-kalimat tentang keunggulan produk bisnis hingga prospek cerah yang mungkin diraih di masa mendatang. 

13. Lampiran 

Dan bagian paling akhir, kamu dapat melampirkan dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan usaha seperti biodata sebagai pemilik usaha, surat izin usaha, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), akta pendirian usaha, sertifikat tanah, dan lain-lainnya.

Itulah pengertian proposal usaha dan cara membuatnya. Kini, kamu juga bisa langsung Mulai Usaha apapun dengan Youtap yang memiliki berbagai solusi terlengkap dan terpercaya. 

AriantiK

Penulis profesional sejak tahun 2019 dengan spesialisasi penulisan terkait bisnis, UMKM, lifestyle, dan topik lainnya.

Komentar Kamu

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Responses
--
Name
2 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra.

ReplyDelete
Name
2 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra.

ReplyDelete
Silahkan isi form untuk mendownload e-book!
Link download akan muncul otomatis setelah mengisi data.
Terima kasih! Silahkan download e-book berikut.
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Postingan Terkait

Kembali ke Halaman Utama