Youtap BOS
Platform B2B Marketplace sebagai solusi belanja grosir online terlengkap, termurah, dan tercepat untuk kebutuhan usahamu
Solusi untuk BOS UMKM
Buka Youtap BOS
Alisa Youtap
Typically replies in a few hours
Alisa Youtap
Halo! Ada yang bisa Alisa bantu?
Start Whatsapp Chat
June 24, 2024

9 Kesalahan Affiliate Marketing Paling Umum Terjadi saat Promosi

Memiliki potensi besar untuk dapat keuntungan, namun ada baiknya kamu hindari beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan afiliator berikut. 

POST EVENT 7.7 MOBILE
Isi Artikel

Affiliate marketing merupakan sebuah sistem pemasaran yang cukup populer saat ini. Sistem kerjanya dengan membayar jasa seseorang ketika mereka berhasil menjual produk atau jasa dari brand tertentu. Walaupun peluang untuk mendapatkan keuntungannya cukup besar, namun ada beberapa kesalahan umum dalam affiliate marketing yang perlu dihindari. 

Kesalahan-Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Affiliate Marketing

1. Saat Penjualan Terlalu Hard Selling

kesalahan affiliate marketing
gambar: freepik.com/our-team

Pertama terlalu hard selling saat berjualan produk atau jasa bisnis. Pasalnya, seringkali dijumpai para pemula yang baru terjun ke dunia affiliate marketing ini, memiliki ambisi cukup kuat saat berjualan produk. 

Singkatnya, banyak yang terlalu frontal saat berjualan dan konten yang dibuat pun justru terkesan memaksa calon konsumen. Padahal seharusnya, konten jualan yang dibuat dapat memberikan edukasi sehingga audiens tertarik membeli produk melalui link affiliate. 

2. Tidak Fokus Pada Satu Program Affiliate 

Kedua, memiliki banyak program affiliate sehingga tidak fokus pada satu produk saat berjualan. Sebenarnya memang tidak ada aturan tetap tentang jumlah program affiliate yang boleh diikuti. Tetapi, mengikuti terlalu banyak program hanya akan membuat kamu tidak fokus berjualan. Jadi, ada baiknya fokus pada satu program yang sedang dijalankan, ya. 

BACA JUGA: Affiliate Program Youtap, Cara Jitu Berlimpah Komisi

3. Salah Pilih Program 

Ketiga, salah dalam memilih program afiliasi. Biasanya orang-orang tertarik untuk gabung dalam sebuah program afiliasi karena adanya iming-iming jumlah komisi cukup besar. Padahal yang dibutuhkan untuk bisa bergabung dalam program afiliasi ini adalah ketertarikan terhadap produk atau jasa yang ditawarkan. 

4. Kurangnya Paham dengan Produk yang Dijual 

Keempat, kurang memahami produk yang dijual. Hal ini tentu akan menghambat proses penawaran saat berjualan, karena besar kemungkinan kamu salah memberikan informasi atau detail harga dan spesifikasi. 

Jadi sebelum gabung dengan program afiliasi, coba untuk mengenali produk dengan baik agar tidak terjadi kesalahan, dan sekaligus bisa membangun kredibilitas serta kepercayaan dari konsumen, ya. 

5. Tidak Melacak Link Affiliate

kesalahan affiliate marketing
gambar: freepik.com/rawpixel.com

Kelima, tidak melakukan pelacakan pada link affiliate. Ini juga termasuk dalam bagian penting untuk dilakukan karena kamu bisa dengan mudah mengetahui produk apa yang paling diminati konsumen. Jadi, pada penjualan berikutnya bisa lebih fokus pada produk tersebut. Kamu juga dapat menggunakan layanan shortener url untuk lebih memudahkan kamu dalam melakukan pelacakan. 

BACA JUGA: Perbedaan Endorsement dan Affiliate Marketing

6. Tidak Ada Website Khusus 

Keenam, tidak tersedianya website khusus untuk program afiliasi. Pasalnya, dengan adanya website maka dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, dan potensi suatu produk terjual juga semakin besar. 

7. Tampilan Website Tidak Menarik

Ketujuh, tampilan website tidak menarik. Perlu kamu ketahui bahwa tidak hanya sekadar memiliki website, tapi juga pastikan memiliki tampilan dan isi konten yang menarik, ya. Selain itu, perhatikan juga navigasi website agar tidak membuat pengunjung kebingungan saat ingin mengakses menu afiliasi tertentu. 

8. Terkesan Memaksa Orang Untuk Beli Produk Jualanmu

Kedelapan, terkesan memaksa orang untuk beli produk jualanmu. Padahal ada banyak sekali cara untuk bisa menarik perhatian calon konsumen, salah satunya dengan memperbaiki konten dalam website. Pastikan bahwa konten-konten tersebut mengedukasi calon pembeli, sehingga mereka tertarik untuk beli melalui link affiliate marketing. 

9. Tidak Memperluas Jaringan

Kesembilan, tidak memperluas jaringan atau malas menawarkan produk bisnis ke lingkungan baru. Seperti yang kita tahu, tren didunia bisnis online memang sangat cepat berubah. Jadi, sebagai pelaku bisnis ada baiknya untuk cepat beradaptasi dengan perubahan tren. Salah satunya memperluas jaringan. 

Itulah beberapa kesalahan umum dalam affiliate marketing yang harus dihindari. Cobalah untuk fokus pada satu program hingga menggunakan konten-konten menarik sebagai pendekatan ke calon konsumen. Apabila beberapa hal di atas telah kamu hindari, maka peluang untuk mendapatkan keuntungan pun cukup besar. 

AriantiK

Penulis profesional sejak tahun 2019 dengan spesialisasi penulisan terkait bisnis, UMKM, lifestyle, dan topik lainnya.

Komentar Kamu

Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.
Responses
--
Name
2 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra.

ReplyDelete
Name
2 days ago

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Suspendisse varius enim in eros elementum tristique. Duis cursus, mi quis viverra.

ReplyDelete
Silahkan isi form untuk mendownload e-book!
Link download akan muncul otomatis setelah mengisi data.
Terima kasih! Silahkan download e-book berikut.
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Postingan Terkait

Kembali ke Halaman Utama